Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Mengajar, Kenalkan Demokrasi Sejak Dini

24 sept 2026

Bawaslu Mengajar menjadi bagian dari upaya Bawaslu Kabupaten Pasuruan dalam mendorong pendidikan demokrasi dan meningkatkan partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda, dalam mengawal proses demokrasi di Indonesia.

pasuruan.bawaslu.go.id - Bawaslu Kabupaten Pasuruan melalui kegiatan Bawaslu Mengajar hadir di SMP Negeri 1 Gondangwetan. Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut menjadi sarana edukasi bagi para siswa untuk mengenal demokrasi, pemilu, serta pentingnya peran generasi muda dalam kehidupan demokrasi di Indonesia. Kamis, (24/9/2026).

Kegiatan dipimpin oleh Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat (HPS) Bawaslu Kabupaten Pasuruan, Mukhammad Rosyidi. Setibanya di SMPN 1 Gondangwetan, rombongan Bawaslu Kabupaten Pasuruan disambut oleh pihak sekolah yang diwakili oleh Rini Puspita, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum.

Acara dimulai pada pukul 10.15 WIB dan dibuka oleh Kordiv HPS Bawaslu Kabupaten Pasuruan, Mukhammad Rosyidi. Dalam sambutannya, Rosyidi menyampaikan bahwa generasi muda, khususnya Generasi Z, memiliki posisi penting dalam keberlangsungan demokrasi dan pemilu di masa mendatang.

“Suara Gen Z sangat penting dalam pemilu mendatang. Adik-adik saat ini sudah berusia sekitar 15 sampai 16 tahun. Tiga tahun ke depan, adik-adik sudah memiliki hak untuk memilih. Karena itu, mulai sekarang perlu mengenal apa itu demokrasi, apa itu pemilu, serta bagaimana peran Gen Z dalam menjaga dan mengawal proses demokrasi,” ujar Rosyidi.

Menurutnya, pendidikan demokrasi perlu diberikan sejak dini agar generasi muda tidak hanya memahami haknya sebagai warga negara, tetapi juga memiliki kesadaran untuk menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab. Pemahaman tersebut diharapkan dapat membentuk generasi muda yang kritis, aktif, dan memiliki kepedulian terhadap penyelenggaraan demokrasi yang berintegritas.

Sementara itu, Rini Puspita, Wakasek Bidang Kurikulum SMPN 1 Gondangwetan, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Bawaslu Mengajar di sekolah tersebut. Ia berharap kehadiran Bawaslu dapat memberikan pengalaman dan pengetahuan baru bagi para siswa mengenai demokrasi dan kepemiluan.
Dalam sambutannya, Rini menyampaikan bahwa sekolah tidak hanya memiliki tanggung jawab dalam memberikan pendidikan akademik, tetapi juga membekali siswa dengan pemahaman mengenai kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan Bawaslu Mengajar ini karena memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk mengenal demokrasi dan pemilu sejak dini. Anak-anak kami mungkin saat ini belum memiliki hak pilih, tetapi beberapa tahun lagi mereka akan menjadi pemilih pemula. Semoga melalui kegiatan ini mereka dapat memahami pentingnya menggunakan hak pilih dengan baik dan bertanggung jawab,” tutur Rini.

Ia juga berharap kegiatan edukasi seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sehingga siswa memiliki wawasan yang lebih luas mengenai demokrasi serta mampu menjadi generasi muda yang aktif dan berpartisipasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kegiatan Bawaslu Mengajar kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai demokrasi dan kepemiluan kepada para siswa. Melalui kegiatan tersebut, Bawaslu Kabupaten Pasuruan berupaya membangun pemahaman demokrasi sejak usia sekolah sekaligus mempersiapkan generasi muda agar menjadi pemilih yang cerdas dan berintegritas ketika telah memiliki hak pilih.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Bawaslu Kabupaten Pasuruan dalam mendorong pendidikan demokrasi dan meningkatkan partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda, dalam mengawal proses demokrasi di Indonesia.

Penulis : Liza
Foto : Guntur
Editor : Muhammad