Bawaslu Pasuruan dan Sekolah Rakyat Perkuat Pendidikan Pemilu Lewat MoU dan PKS
|
pasuruan.bawaslu.go.id - Bawaslu Kabupaten Pasuruan bersama Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Pasuruan memperkuat sinergi dalam pendidikan kepemiluan dan pengawasan partisipatif. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dalam rangkaian penutupan Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SAKTI) Tahun 2026. Rabu (23/9/2026).
Penandatanganan MoU dan PKS menjadi bagian penting dari rangkaian SAKTI yang digelar di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Pasuruan, Kelurahan Gondangwetan, Kecamatan Gondangwetan. Kerja sama ini menjadi langkah untuk memperkuat kolaborasi dalam memberikan pemahaman tentang demokrasi, pemilu, serta pentingnya keterlibatan masyarakat dalam melakukan pengawasan secara partisipatif.
Ketua Bawaslu Kabupaten Pasuruan, Arie Yoenianto, mengatakan kerja sama tersebut diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi peserta didik dan lingkungan Sekolah Rakyat. “Kami berharap pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh dalam kegiatan SAKTI dapat terus dibagikan kepada keluarga, teman, dan lingkungan sekitar. Pendidikan kepemiluan harus menjadi bekal agar generasi muda memahami bagaimana ikut menjaga proses demokrasi,” ujar Arie.
Menurut Arie, keberadaan kader pengawas partisipatif menjadi penting dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap berbagai persoalan kepemiluan. Peserta SAKTI dibekali pemahaman mengenai politik uang, disinformasi dan hoaks, hingga tata cara pelaporan serta penanganan dugaan pelanggaran pemilu. “Ketika nanti menemukan adanya dugaan pelanggaran, jangan hanya melihat atau membiarkannya. Pahami persoalannya dan sampaikan melalui mekanisme yang tepat. Kalian sudah menjadi bagian dari kader pengawas partisipatif,” pesannya.
Penandatanganan MoU dan PKS sekaligus menjadi penanda dimulainya penguatan sinergi antara Bawaslu Kabupaten Pasuruan dan Sekolah Rakyat dalam membangun generasi muda yang sadar demokrasi. Dalam kesempatan tersebut, pihak Sekolah Rakyat juga menyampaikan apresiasi karena SAKTI menjadi pelatihan kader pertama Bawaslu Kabupaten Pasuruan yang dilaksanakan di Sekolah Rakyat. Kerja sama ini diharapkan dapat menjadi pijakan untuk memperluas pendidikan kepemiluan dan pengawasan partisipatif secara berkelanjutan.
Penulis : Sisca
Foto : Guntur
Editor : Muhammad