Abhan, 55% Penderita Covid-19 Meninggal dari Daerah akan Pilkada
|
pasuruan.bawaslu.go.id – Pasuruan. Sejumlah 55% penderita Covid-19 yang meninggal, berasal dari daerah yang akan Pilkada 2020, demikian petikan pidato dari Ketua Bawaslu RI, Abhan, yang disampaikan dalam memperingati Nuzulul Qur'an sekaligus Khataman Tadarus yang diselenggarakan oleh Bawaslu RI, pada Rabu petang (20/05/2020).
Acara itu disiarkan melalui zoom meeting dan diikuti oleh hampir 500 peserta dari Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kanupaten/kota seluruh Indonesia, termasuk Hari Moerti, Komisioner Bawaslu Kabupaten Pasuruan.
Lebih lanjut Abhan mengatakan, “Kita tidak ingin menambah korban covid-19 saat Pilkada, karena korban dari penyelenggara saat Pemilu 2019 sudah banyak”, harapnya.
Tentang pilihan waktu yang tepat pasca penundaan serentak, Abhan menyampaikan, “Pendapat Bawaslu sudah disampaikan kepada pihak terkait, yang ideal adalah ditunda 2021, karena lebih siap dan mungkin lebih aman, dibanding dengan Desember 2020, tapi kita tetap menunggu keputusan Pemerintah dan perubahan tahapan Pilkada dari KPU”, tegas Abhan.
Abhan kembali menegaskan, “Meski kepastian tahapan belum ada, tapi kita tidak bisa menolak kalau ada laporan pelanggaran Pilkada”.
Berkaitan dengan bulan Ramadhan, Abhan mengingatkan, kalau Ramadhan tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, mungkin juga seumur hidup kita sampai seusai sekarang, karena terdampak wabah covid-19, mudah-mudahan ada hikmah dari semua ini dan kita harus tetap bersyukur.
Lalu apa hubungan Ramadhan dengan Pengawas Pemilu, menurutnya, ada nilai-nilai yang bisa kita jadikan pedoman, yakni nilai-nilai kejujuran dan nilai-nilai disiplin, pungkas Abhan. [#HM]