Bawaslu Kabupaten Pasuruan, Pertajam kemampuan 72 Anggota Panwaslu Kecamatan
|
Pasuruan, Upaya peningkatan kapasitas Sumberdaya Manusia (SDM) Penyelenggara Pemilu 2024, Bawaslu Kabupaten Pasuruan gelar Bimbingan Teknis bagi 72 Anggota Panwaslu dari 24 Kecamatan, di Hall Room Kertanegara, Hotel Royal View & Convention, Prigen, Minggu, 11 Desember 2022.
Bimbingan teknis dibuka secara resmi oleh M. Nasrub, S.H selaku Ketua Bawaslu Kabupaten Pasuruan, yang dalam sambutannya menekankan pada komitmen kerja dan profesionalitas Panwaslu Kecamatan, sekaligus bagaimana membangun harmonisasi kinerja tim dalam rangka mewujudkan pemilu yang berkualitas dan berintegritas.
“sangat sederhana saya mendeteksi komitmen panwaslu kecamatan, yakni dengan hafal tidaknya Mars Bawaslu, bagaimana bisa menembus relung sanubari dari makna lagu bila tidak hafal ?? Ujar meyakinkan Nasrub yang disambut tepuk riuh peserta bimtek.
Dokumentasi Humas Bawaslu Kabupaten Pasuruan, 2022.
Sementara itu, Koordinator Devisi Penyelesaian sengketa, Misbahul munir menyampaikan filosofi kemitraan antara Panwascam dengan stakeholder, ibarat Filosofi Daun Sirih yang sarat akan nilai prinsip saling menghormati, adanya niat baik dalam bekerjasama maksimal, jauh dari perilaku yang menjatuhkan.
Munir menuturkan “Kunci harmonisasi organisasi Panwaslu Kecamatan adalah paham akan tugas, wewenang, dan tanggungjawab, jaga komunikasi, saling percaya, membangun harmonisasi atau keselarasan dalam mengoptimalkan kinerja dan hindari konflik sesama anggota Panwaslu dan yang berhubungan langsung,”.
Berkaitan dengan inovasi strategis Panwascam dalam hal optimalisasi partisipasi masyarakat, Titin Wahyuningsih selaku Koordiv. Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas menekankan pada progresifitas tim sesuai koridor undang-undang, terutama secara tersirat penjelasan tentang tugas devisi adalah bagian dari tugas kelembagaan.
“Panwascam jangan pasif hanya menunggu intruksi Bawaslu, harus proaktif dan inovatif membaca peta social lingkungan, bangun sinergi dan kolaborasi sebanyak mungkin”, ujar gamblang Titin. Dalam forum Bimtek, telah tersampaikan 4 fokus materi diantaranya tata kerja dan pola hubungan Pengawas Pemilu, Media Sosial Kelembagaan Panwaslu Kecamatan, Penanganan Temuan dan Laporan Pelanggaran Pemilu serta Pegelolaan keuangan Panwaslu secara akuntabel dan transparan. [AMN/TTN]