Lompat ke isi utama

Berita

Catat !! Sistem ML ODOP menjadi Icon Inovasi Bawaslu Kabupaten Pasuruan

Pasuruan, Kreatifitas dan Kolaborasi adalah dua hal yang menjadi prinsip kerja dari Devisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas (PPMH) Bawaslu Kabupaten Pasuruan, salah satu perannya dengan wujudkan kegiatan Workshop Pengembangan Pengawasan Partisipatif dalam hal pemanfaatan Teknologi terutama Media Sosial, dilaksanakan pada tanggal 08 – 09 November 2022 di Hotel Royal Senyiur Prigen.

Kegiatan dengan tema Dinamika Pemilu Serentak Tahun 2024 dalam Dunia Maya, dimana penekanannya pada bagaimana mencegah sebuah pelanggaran pemilu melalui peran aktif pemanfaatan Media Sosial, sehingga melibatkan 24 anggota Devisi Pencegahan, Partisipasi masyarakat dan Humas dari Anggota Panwascam se Kabupaten Pasuruan.

Titin Wahyungsih, Koordinator Devisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu Kabupaten Pasuruan menyampaikan kegiatan tersebut juga berkolaborasi dengan 11 Komunitas pegiat Sosial Media, yakni Relawan TIK Kabupaten Pasuruan, admin pasuruan apik, admin pasuruan street photography, Admin Gerakan Pasuruan Inspiratif, Media Center NU, Info Lintas Budaya dan Pariwisata, Admin Seputar Pasuruan, Fix Story/Fix Studio Foto, Komunitas Gitu Saja Kok Repot, Persatuan Tuna Rungu Pasuruan, dan Himakom Yudharta.

“Maksud utama dari workshop ini adalah peningkatan partisipasi peserta melalui pembuatan karya edukatif, informatif yang digunakan sebagai media sosialisasi dan pengembangan pengawasan partisipatif, diantaranya berisikan tentang peraturan perundang-undangan pemilu, tindak pencegahan pelanggaran serta upaya menangkal narasi hoax maupun ujaran kebencian serta kampanye hitam,” jelasnya.

, Dokumentasi Humas Bawaslu Kabupaten Pasuruan, 2022.

Titin juga menambahkan tentang pentingnya membangun sinergi antara Panwaslu Kecamatan dengan para pegiat komunitas media sosial. Dengan sinergi ini diharapkan akan berdampak pada kinerja yang berorientasi edukasi tentang bagaimana bijak bermedsos dan meningkatkan kemampuan literasi digital.

Kegiatan workshop menghadirkan Sahabat Yantonius sebagai narasumber tamu dari Inisiator Pasuruan Street Photography.
Selama Workshop Pengembangan pengawasan, dari 75 peserta telah mampu hasilkan 6 produk video kreatif dan 10 flyer, yang memuat konten-konten pilihan edukasi pemilu, pengenalan lembaga penyelenggara, isu terkini, bawaslu terkini dan konten bersama rakyat awasi pemilu.

“Älhamdulilah, produk video kreatif dan 1 Desain Flyer dari kelompok 6 yang membawa pesan tentang netralitas ASN menjadi pilihan Bawaslu Kabupaten Pasuruan, untuk dijadikan symbol Launching Multilvel One Day One Posting”, ujar Deny, salah satu peserta delegasi Fix Studio Photo.

Senada dengan spirit launching, Hendra Koordinator Devisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas Kecamatan Wonorejo menuturkan bahwa dengan adanya Sistem ML ODOP, akan menjadi pijakan langkah sekaligus menambah produktifitas kinerja tim dalam kelola media sosial baik instagram, tiktok maupun facebook. [AMN/TTN]

Tag
Berita