"Knowledge Management" Strategi Meminimalisir Gab Kwalitas SDM
|
Sidoarjo (pasuruan.bawaslu.go.id) - Koordinator Divisi Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat Bawaslu Propinsi Jawa Timur Eka Rahmawati menjelaskan pentingnya Bawaslu Kabupaten/kota untuk bisa menerapkan konsep Knowledge Managament di jajarannya. knowledge Managament diartikan sebagai upaya untuk pemerataan pemahaman pengetahuan tentang pengawasan kepemiluan di lingkungan pengawas pemilu. Hal ini disampiakan Eka saat Rapat Koordinasi Peningkatan Kapasitas SDM Bawaslu Kabupaten/Kota tentang Penanganan Pelanggaran Dalam Pelaksanaan Pemilu 2024 di Sidoarjo, Rabu (01/02/2023).
"Knowledge management" sebagai langkah untuk mengurangi gab atau kesenjangan pengetahuaan terkait tehnis dan pemahaman aturan di masing-masing divisi" tegas Eka.
Lebih lanjut anggota Bawaslu Propinsi Jawa Timur yang Juga aktivis gender ini menegaskan bahwa semua pengawas di jajaran Bawaslu Kabupaten/kota dan jajarannya diharapkan bisa mempunyai pemahaman dan kemampuan yang sama dalam memahami semua aturan dan menjalankan tehnisnya.
Prinsip Kolektif Kolegial tidak hanya pada tataran menjalankan tugas pengawasan bersama-sama, namun juga mempunyai kemampuan yang sama sebagai pengawas pemilu dalam hal tehnis pencegahan, pengawasan, penanganan pelanggaran, penyelesain proses sengketa.
Eka berharap semua anggota divisi Bawaslu/Kota bisa selalu berbagai pengetahuan, rajin melakukan kajian hukum dan peraturan sehingga outputnya tidak akan terjadi kesenjangan pengetahuan antar koordinator divisi di lingkungan Bawaslu Kabupaten/kota dan jajaranya. [MNR]