Lompat ke isi utama

Berita

50 Tahun Topo Santoso, Seri 1: Kata Mereka

pasuruan.bawaslu.go.id – Jakarta.    Salah satu tokoh Kepemiluan Indonesia, Topo Santoso,  memasuki usia emas 50 tahun. Telah banyak karya dan dedikasi yang telah diberikan pria kelahiran Wonogiri, 5 Juli 1970 ini, dalam jagat Kepemiluan di Indonesia.

Sejumlah sahabat dan kerabat dari bidang kepemiluan, civil society, akademisi, memberikan ucapan dan doanya secara langsung melalui zoom meeting yang dipandu oleh Khoirunnisa Nur Agustyati, Deputi Direktur Perludem, pada Minggu (05/07/2020).

Acara ini diinisiasi kalangan civil society, diantaranya: Perludem, PSHTN FHUI, DRC FHUI, PUSaKO FHUA, Netgrit, Rumah Kebangsaan.

Berikut ini sebagian kutipan “Kata Mereka” tentang sosok Topo Santoso, yang dirangkum oleh Hari Moerti, Komisioner Bawaslu Kabupaten Pasuruan yang mengikuti acara melalui zoom meeting.

Didik Supriyanto, Perludem dan anggota DKPP

Saya mengenalnya sejak 2003, saat sama-sama menjadi anggota Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Pusat. Saat itu Panwaslu masih menggunakan unsur, Topo Santoso dari unsur Perguruan Tinggi, dan saya dari unsur Pers atau wartawan. Orangnya sangat produktif sejak dulu, setelah Pemilu 2004, kami berdua dan beberapa kawan lain mendirikan Perludem, Perkumpulan Pemilu dan Demokrasi. Topo Santoso mengurusi dari sisi Hukum dan Penegakan Hukum, saya mengurusi dari sisi Politik.

.

Arief Budiman, Ketua KPU RI

Terima kasih telah memberikan kontribusi pada Pemilu dan demokrasi kita. Pemikiran dan pandangan Prof. Topo sudah sesuai dengan saya. Terima kasih pencerahannya.

.

Ida Budhiati, anggota DKPP

Prof. Topo telah memberikan bimbingan ke saya saat menyelesaikan studi S3 tentang desain penegakan hukum Pemilu di Indonesia, dan perbandingan di beberapa negara. Saya bangga bisa menulis buku bersama beliau. Semoga kedepan terus memberikan pembahuruan desain penegakan hukum.

.

Surastini, Ketua Studi Pidana FH UI

Saya dulu membantu beliau saat jadi dekan FH UI, produktif sekali, saya tidak bisa mengikuti kecepatan kerjanya. Beliau banyak menulis, saat minta jadi dekan periode kedua, tidak berkenan. Katanya mau jadi Begawan, dan sekarang sudah dibuktikan dengan banyak buku yang ditulis. Kami dari Studi Pidana sangat bangga dengan beliau.

.

Farida Patittingi, Dekan FH Unhas

Beliau sangat energik, visioner, inovatif dan masih terlihat muda. Diminta lanjut jadi dekan lagi, ternyata ingin banyak menulis

Hadiah Pantun :

Ngopi bareng disudut pendopo

Bersama sahabat Perludem

Happy milad Prof Topo Santoso

Sehat panjang umur tetaplah adem

.

Susi Dwi Haryati, Guru Besar FH Unpad

Bertemu beliau saat jadi juri lomba debat di Mahkamah Konstitusi. Kemudian, bersama mendirikan Asosiasi Dosen Perbandingan Hukum Indonesia.

Teruslah berkontribusi keilmuan kepada pendidikan hukum, demokrasi dan Pemilu yang berkeadilan. Saya ingin beliau bisa jadi Hakim Mahkamah Konstitusi.

.

Purnomo Satriyo Pringgodigdo, anggota Bawaslu Provinsi Jatim

Bicara hukum Pemilu, tidak bisa dilepaskan dari kehadiran sosok Prof Topo Santoso.

.

Titi Anggraini, Direktur Eksekutif Perludem

Untuk guru saya, Prof Topo Santoso saya mengucapkan selamat ulang tahun ke-50. Tetaplah bekiprah untuk hukum Indonesia dan Pemilu demokratis

.

Rahmat Bagja, anggota Bawaslu RI

Usia 50 tahun merupakan usia penanda dalam kebijaksanaan bagi manusia, oleh karena itu, kami mengucapakan selamat ulang tahun.

.

Komarudin Hidayat, Ketua Panwaslu 2003-2004

Ini seperti reuni, dulu pernah sekantor dengan Prof Topo Santoso dan Didik Supriyanto.

Saat saya ketua Panwaslu dulu, semua jadi ketua. Masing-masing ketua sesuai bidangnya.

Ketua hukum, ya mas Topo.

Anda tidak wakili pribadi, tapi wakili generasi.

Tag
Berita