Abhan : Bawaslu Siap Kawal Dua Tahapan Awal Pilkada
|
pasuruan.bawaslu.go.id – Jakarta. Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Republik Indonesia, Abhan, menegaskan pihaknya dan seluruh jajaran pengawas telah siap mengawal dan melakukan pengawasan Pemilihan Kepala Daerah 2020. Kesiapan ini tidak hanya menyangkut personil pengawas yang sudah terbentuk hingga pengawas Desa/Kelurahan, tapi juga menyangkut kesiapan terpenuhinya Alat Pelindung Diri (APD) bagi pengawas.
Hal ini disampaikan Abhan saat membuka acara Peluncuran Pengawasan Pemilihan Kepala Daerah dan Update Pemetaan Kerawanan Pemilihan 2020 melalui zoom meeting, Selasa siang (23/06/2020). Komisioner Bawaslu Kabupaten Pasuruan yang mengikuti acara ini melalui zoom meeting, yakni: Moh. Misbahul Munir dan Titin Wahyuningsih.
“Bawaslu di seluruh tingkatan, sampai Pengawas Desa dan Kelurahan sudah siap mengawal tahapan Pemilihan Kepala Daerah, misalnya waktu terdekat yakni, Rabu (24/06/2020) besok sudah akan dimulainya tahapan verifikasi faktual dukungan bakal calon perseorangan” Jelas Abhan.
Kesiapan ini, menurut Abhan tidak hanya sudah terbentuknya petugas pengawas hingga tingkat Desa dan Kelurahan tapi juga dari segi keamanan petugas dalam melakukan pengawasan verifikasi faktual bakal calon perseorangan dengan kelengkapan APD yang sudah disiapkan.
Selain itu, Bawaslu juga sudah menyatakan kesiapannya dalam melakukan tugas pengawasan untuk tahapan awal berikutnya, yakni tahapan pemutakhiran data pemilih yang rencananya akan dilaksanakan mulai 15 Juli 2020, ini membutuhkan keamanan kesehatan yang ekstra.
Dihadapan undangan yang hadir seperti Menkopolhukam, Mahfud MD, Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, Ketua KPU, Arief Budiman dan undangan lainnya, Abhan berharap dengan pelaksaan dua tahapan awal ini yakni verifikasi faktual dukungan bakal calon perseorangan dan tahapan pemutakhirn data pemilih, nantinya tidak terjadi cluster baru penyebaran Covid-19, mengingat dua tahapan ini dilakukan dengan cara bersinggungan langsung dengan para calon pemilih yang ada di daerah.
“Penerapan protokol kesehatan bagi pengawas dan penyelenggara teknis dalam melaksanakan tugas di dua tahapan ini adalah hal mutlak yang harus dilaksanakan agar nantinya tidak tercipta cluster baru penyebaran Covid-19” tegas Abhan.
Abhan berharap kerjasama yang baik semua pihak agar dua tahapan lanjutan ini bisa berjalan dengan baik, sehingga pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah pada 9 Desember nanti bisa berjalan sesuai harapan kita bersama, pungkasnya.[bach/#HM]