Arie Yoenianto Ajak SAKTI Lawan Disinformasi
|
pasuruan.bawaslu.go.id - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pasuruan kembali melaksanakan Sekolah Kader (SAKTI) Partisipatif di Sekolah Rakyat Kabupaten Pasuruan. Memasuki pertemuan kedua, peserta mendapatkan materi tentang “Disinformasi dan Hoaks” sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menyaring informasi di tengah derasnya arus informasi digital.
Materi tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Pasuruan, Arie Yoenianto. Dalam penyampaiannya, Arie mengajak peserta untuk lebih kritis dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama informasi yang berkaitan dengan isu sosial dan demokrasi. Peserta diberikan pemahaman mengenai perbedaan antara informasi yang benar, disinformasi, misinformasi, hingga hoaks yang sengaja dibuat dan disebarkan untuk memengaruhi masyarakat.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung secara interaktif. Peserta tidak hanya mendengarkan pemaparan materi, tetapi juga diajak berdiskusi dan mengenali berbagai karakteristik informasi yang berpotensi menyesatkan. Fasilitator dari Komunitas Gitu Saja Kok Repot (KGSKR) Pasuruan atau Gus Durian turut mendampingi jalannya kegiatan agar proses pembelajaran berlangsung aktif dan melibatkan peserta.
Arie menekankan bahwa kemampuan memeriksa kebenaran informasi menjadi bagian penting dalam pengawasan partisipatif. Menurutnya, masyarakat dapat ikut menjaga kualitas demokrasi dengan tidak mudah percaya, tidak tergesa-gesa membagikan informasi, serta memastikan sumber dan kebenarannya sebelum menyebarkan kepada orang lain.
Pertemuan kedua SAKTI Partisipatif ini diharapkan dapat membekali peserta dengan kemampuan menghadapi berbagai informasi yang beredar di ruang digital. Dengan semakin kritis terhadap informasi, peserta diharapkan tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga mampu menjadi bagian dari masyarakat yang ikut mencegah penyebaran hoaks dan menjaga ruang demokrasi tetap sehat.
Penulis : Angie
Foto : Dayat
Editor : Muhammad