Awasi Verfak Calon Perseorangan, Bawaslu Siapkan Alat Pelindung Diri
|
pasuruan.bawaslu.go.id – Jakarta. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sedang mempersiapkan diri menghadapi tahapan lanjutan Pemilihan Kepala Daerah yang rencananya akan dimulai pada Senin (15/06/2020) mendatang.
Sambil menunggu diterbitkannya Peraturan KPU (PKPU) tentang Tahapan Pilkada dimasa Covid, Bawaslu yang dikomandani oleh Abhan ini, sedang mempersiapkan diri untuk melengkapi para Pengawas Pilkada dengan Alat Pelindung Diri (APD) dalam melakukan Verifikasi Faktual (Verfak) pendukung Pasangan Calon Perseorangan yang akan bertarung dalam Pilkada 2020.
Hal ini disampaikan Kepala Biro Teknis Penyelenggaraan Pengawasan Pemilu (TP3), La Bayoni, saat memberikan arahan dalam acara Rapat Kerja Teknis Daring Sosialisasi Penyelesaian Sengketa Pemilihan sesuai Perbawaslu nomor 2 tahun 2020, Jumat (12/06/2020). Rakernis Daring ini juga diikuti oleh Kordinator Divisi Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kabupaten Pasuruan, Moh. Misbahul Munir.
Menurut La Bayoni, pihaknya sudah mengajukan anggaran ke Pemerintah Pusat untuk pengadaan Alat Pelindung Diri (APD) bagi Pengawas Pemilihan yang ada di daerah dalam rangka melakukan verifikasi faktual kepada pendukung Pasangan Calon perseorangan dalam tahapan lanjutan Pilkada tahun ini.
“Alat Pelindung Diri yang dimaksud disini adalah peralatan kesehatan yang disesuaikan dengan protokol kesehatan, yang berguna untuk mencegah terjadinya penularan wabah Covid kepada para Pengawas Pemilihan, APD ini nantinya digunakan dalam melakukan tugas Verfak dilapangan”, tegas La Bayoni.
Berdasarkan data hingga Maret 2020, Komisi Pemilihan Umum telah menerima syarat dukungan dari 149 bakal Pasangan Calon Perseorangan, baik Pilkada Gubernur (Pilgub) maupun Pilkada Bupati/Walikota (Pilbup/Pilwali). Rinciannya, sebanyak 147 bakal Paslon tingkat Kabupaten/Kota dan dua Paslon tingkat Provinsi.
Sampai saat ini Bawaslu masih menunggu anggaran yang sudah diajukan ke Pemerintah untuk pemenuhan Alat Pelindung Diri (APD) tersebut yang jumlahnya mencapai ratusan juta rupiah, pungkasnya.[bach/#HM]