Bambang Eka: Indonesia Belum Siap e-Voting
|
pasuruan.bawaslu.go.id – Pasuruan. Ketika dimintai pandangannya tentang kemungkinan e-voting, Bambang Eka mengatakan sampai saat ini masyarakat Indonesia belum siap e-voting. Hal itu disampaikannya sebagai salah satu pembicara saat menjawab salah satu pertanyaan dalam Ngaji Pemilu #2 melalui meeting apps dengan tema “Menjaga Hak Konstitusi untuk Mewujudkan Keadilan Pemilu di Tengah Pandemi Covid-19”, pada Sabtu siang (9/5/2020).
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Komite Independen Sadar Pemilu (KISP) yang disiarkan melalui zoom, salah satu meeting apps. Hadir dalam pertemuan virtual itu sejumlah 80-an peserta dari berbagai daerah, termasuk Hari Moerti, Komisioner Bawaslu Kabupaten Pasuruan.
Bambang Eka, Pembina Komite Independen Sadar Pemilu (KISP) dan Dosen Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), menyampaikan sejumlah alasan mengapa belum siap, diantaranya Indonesia bukan hanya Jawa, bahkan di Jawa pun belum semuanya terjangkau, selain itu kesiapan infrastruktur e-voting yang belum merata.
Pria yang pernah menjadi Komisioner Bawaslu RI generasi pertama, yakni di periode 2008–2012 ini juga mengatakan, “Dikesempatan lain saya juga pernah ditanya hal yang sama, saya jawab kita Indonesia bukan seperti Australia yang negara daratan dan negara benua, sehingga negara tetangga itu lebih memungkinkan, pungkasnya. [#HM].