Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kabupaten Pasuruan Buka Rekrutmen P2P Daring 2026, Ajak Generasi Muda Awasi Demokrasi

30 april 2026

Masyarakat yang berminat mengikuti Pendidikan Pengawas Partisipatif Daring Tahun 2026 diimbau segera melakukan pendaftaran sebelum batas waktu yang telah ditentukan.

pasuruan.bawaslu.go.id - Dalam upaya memperkuat partisipasi masyarakat dalam pengawasan Pemilu dan Pemilihan, Bawaslu Kabupaten Pasuruan resmi membuka rekrutmen Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Daring Tahun 2026. Pendaftaran dibuka mulai 30 April hingga 5 Mei 2026.

Program ini menjadi salah satu langkah Bawaslu untuk melibatkan masyarakat, khususnya generasi muda, agar semakin memahami pentingnya pengawasan partisipatif dalam menjaga kualitas demokrasi yang jujur, adil, dan berintegritas.

P2P Daring 2026 ditujukan bagi masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap proses demokrasi, terutama kalangan pelajar, mahasiswa, komunitas, hingga alumni Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) maupun P2P sebelumnya yang masih aktif berkoordinasi dengan Bawaslu.

Melalui program tersebut, peserta nantinya akan mendapatkan pendidikan dan pemahaman mengenai kepemiluan, pengawasan partisipatif, serta peran masyarakat dalam mencegah pelanggaran Pemilu dan Pemilihan.

Adapun persyaratan peserta P2P Daring Tahun 2026 antara lain:

  • Alumni SKPP/P2P diutamakan dan masih aktif berkoordinasi dengan Bawaslu;

  • Pemilih pemula dan pemilih muda seperti pelajar, mahasiswa, maupun komunitas;

  • Tidak menjadi penyelenggara Pemilu dan bukan anggota partai politik;

  • Aktif di komunitas atau organisasi serta berdomisili sesuai wilayah pelaksanaan;

  • Siap mengikuti seluruh rangkaian kegiatan;

  • Sehat jasmani dan rohani.

Arie Yoenianto, Ketua Bawaslu Kabupaten Pasuruan berharap kegiatan ini mampu melahirkan pengawas partisipatif yang kritis, aktif, dan memiliki komitmen dalam menjaga demokrasi di lingkungan masing-masing.

“Partisipasi masyarakat, khususnya anak muda, sangat penting dalam menciptakan proses demokrasi yang bersih dan berkualitas. Melalui P2P Daring ini, kami ingin membangun kesadaran bersama bahwa pengawasan Pemilu bukan hanya tugas penyelenggara, tetapi juga tanggung jawab seluruh masyarakat,” tegas Arie.

Masyarakat yang berminat mengikuti Pendidikan Pengawas Partisipatif Daring Tahun 2026 diimbau segera melakukan pendaftaran sebelum batas waktu yang telah ditentukan.

Penulis : Sisca

Editor : Muhammad