Bawaslu Pasuruan Siap Kawal Akurasi Data Pemilih di Pilkada 2024
|
Bawaslu Kabupaten Pasuruan memperkuat pengawasan dalam memastikan hak pilih warga pada Pemilu 2024. Ketua Bawaslu, Arie Yoenianto, menekankan pentingnya pencegahan dan koordinasi di lapangan.
pasuruan.bawaslu.go.id - Ketua Bawaslu Kabupaten Pasuruan, Arie Yoenianto, menekankan agar Bawaslu tetap fokus dalam melakukan pengawasan pada Tahapan dan Sub Tahapan Penyusunan Daftar Pemilih Pemilu Tahun 2024. Hal tersebut disampaikannya saat membuka Rapat Evaluasi Pengawasan Pemutakhiran Daftar Pemilih Pindahan (DPTb) dan Daftar Pemilih Tambahan (DPK) pada Pemilihan Serentak Tahun 2024 bertempat di Kecamatan Pandaan, senin, (28/10/2024).
"Prioritas utama dari Bawaslu sekarang adalah memperkuat pencegahan. Maka dari itu, saya harap rekan-rekan Panwaslu Kecamatan bisa tetap fokus mengawasi secara menyeluruh," kata Arie saat memberi arahan kepada Panwascam se-Kabupaten Pasuruan yang menjadi peserta dalam kegiatan tersebut.
Selain itu, Arie menambahkan, perlu adanya optimalisasi dalam pengawasan di lapangan serta ketelitian dalam pengisian Alat Kerja Pengawasan. Ia juga meminta agar Panwaslu Kecamatan tetap menjalin koordinasi dengan stakeholder terkait daftar pemilih dan mengefektifkan Posko Kawal Hak Pilih sebagai salah satu upaya Bawaslu untuk menjaga hak pilih para pemilih pada Pemilihan Serentak Tahun 2024.
“Pengawasan terhadap potensi pindah tempat memilih atau alih status pemilih perlu terus dilakukan. Misalnya, pemilih yang pindah tempat tinggal perlu dialihkan ke TPS lain, atau status TNI atau Polri yang telah pensiun sehingga mereka memiliki hak pilih. Hal ini berdampak pada jumlah DPT di suatu wilayah,” jelas Arie.
Pada kesempatan yang sama, Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kabupaten Pasuruan, Ahmad Thoifur Arif, turut menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam pengawasan. "Kami mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pengawasan tahapan Pemilu, terutama terkait hak pilih. Dengan adanya Posko Kawal Hak Pilih, masyarakat dapat melaporkan jika terdapat kekeliruan atau data pemilih yang perlu diperbaiki," ujar Arif.
Arif juga menyampaikan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi salah satu langkah strategis dalam meminimalkan potensi pelanggaran. "Pengawasan tidak hanya menjadi tugas Bawaslu, tapi juga membutuhkan dukungan dari masyarakat luas. Kolaborasi ini akan membantu menciptakan Pemilu yang bersih dan akurat," tambahnya.
Arie menutup dengan mengajak seluruh peserta untuk menjaga hak pilih warga supaya dapat menggunakan suara mereka pada Pemilihan Serentak Tahun 2024. "Walaupun DPT sudah ditetapkan, Bawaslu akan tetap memastikan akurasi data yang tepat saat hari pemungutan suara," Pungkasnya.