Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Susun Pemetaan Kerawanan : Langkah Awal Menuju Pilkada 2024 Aman !

suarabaya

Pemetaan kerawanan ini sangat penting untuk mengidentifikasi potensi masalah yang dapat mengganggu kelancaran proses pemilu. Dengan data yang akurat, kita bisa mengambil langkah-langkah pencegahan yang tepat

pasuruan.bawaslu.go.id - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Timur mengadakan Rapat Koordinasi Laporan Pemetaan Kerawanan Pemilihan 2024 dan Data Instrumen Pemetaan Kerawanan Pemilihan 2024 berbasis Tahapan Pemilu 2024. Acara ini bertujuan untuk memetakan dan mengantisipasi potensi kerawanan yang mungkin terjadi selama proses pemilihan berlangsung.

Dalam rapat tersebut, hadir Kepala Bagian Pengawasan Bawaslu Jawa Timur, Lambok Wesley Simangunsong, serta Koordinator Divisi Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat Bawaslu Jawa Timur, Eka Rahmawati. Keduanya menekankan pentingnya pemetaan kerawanan sebagai langkah preventif dalam menjaga kelancaran pemilu. Surabaya, (01/08/2024)

"Pemetaan kerawanan ini sangat penting untuk mengidentifikasi potensi masalah yang dapat mengganggu kelancaran proses pemilu. Dengan data yang akurat, kita bisa mengambil langkah-langkah pencegahan yang tepat," ujar Eka Rahmawati dalam sambutannya. Ia juga menambahkan bahwa pemetaan ini akan mencakup berbagai tahapan pemilu, mulai dari pendaftaran pemilih hingga penghitungan suara.

Eka menjelaskan bahwa instrumen pemetaan yang digunakan telah disusun berdasarkan data empiris dan kajian mendalam. "Instrumen ini dirancang untuk memberikan gambaran yang komprehensif tentang potensi kerawanan di setiap tahapan pemilu. Dengan demikian, kita dapat lebih proaktif dalam mengantisipasi dan menanggulangi setiap ancaman yang mungkin timbul," terang Eka.

Ahmad Thoifur Arif, perwakilan dari Bawaslu Kabupaten Pasuruan, juga memberikan pandangannya dalam rapat tersebut. "Pemetaan kerawanan Pemilu sangat penting untuk memastikan pengawasan berjalan dengan baik. Dengan adanya pemetaan ini, kita dapat lebih siap dan sigap dalam menghadapi segala kemungkinan yang bisa menghambat jalannya pemilu," ujar Ahmad Thoifur.

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh Koordiv. Pencegahan beserta staf 38 Bawaslu Kabupaten/Kota di Jawa Timur. Acara ini diharapkan dapat meningkatkan sinergi antar Bawaslu di Jawa Timur dalam menghadapi Pemilu 2024. Dengan pemetaan kerawanan yang tepat dan langkah-langkah pencegahan yang efektif, Bawaslu Jawa Timur optimis dapat menjaga kelancaran dan keamanan proses pemilu di provinsi tersebut.

Dengan pemetaan dan antisipasi yang baik, Bawaslu Jawa Timur berharap dapat memastikan pemilu berjalan dengan lancar, aman, dan demokratis, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses pemilihan.