Lompat ke isi utama

Berita

Isi Ramadhan dengan Edukasi Demokrasi, Bawaslu Soroti Pentingnya Akurasi Data Pemilih

24 Feb 2026

Melalui Pesantren Kilat Demokrasi ini, Bawaslu Kabupaten Pasuruan berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya validitas data pemilih semakin meningkat. Dengan kolaborasi antara penyelenggara dan masyarakat, diharapkan setiap proses pemilu dapat berjalan lebih tertib, transparan, dan berintegritas demi terwujudnya demokrasi yang berkualitas.

pasuruan.bawaslu.go.id - Sebagai ikhtiar bersama dalam pencegahan pelanggaran Pemilu Bawaslu Kabupaten Pasuruan menghadirkan ruang edukasi dan diskusi publik melalui kegiatan Pesantren Kilat Demokrasi dalam program Ngabuburit Pengawasan dengan mengangkat tema “Urgensitas Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan: Akurasi Data Pemilih sebagai Fondasi Pemilu Berkualitas.” Kegiatan ini menjadi momentum edukasi demokrasi yang dikemas santai namun berbobot, sekaligus mengisi waktu menjelang berbuka puasa dengan diskusi yang mencerahkan. Selasa, 24/02/2026 kegiatan ini di siarkan langsung lewat akun Youtube Bawaslu Kabupaten Pasuruan

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Pasuruan, Arie Yoenianto. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa data pemilih merupakan elemen krusial dalam setiap tahapan pemilu. Tanpa data yang akurat dan mutakhir, potensi persoalan dalam pelaksanaan pemilu akan semakin besar.

Sebanyak 49 peserta turut ambil bagian dalam kegiatan ini. Mereka mengikuti diskusi dengan antusias dan aktif berdialog mengenai berbagai persoalan yang kerap muncul dalam proses pendataan pemilih, seperti data ganda, pemilih yang sudah tidak memenuhi syarat, hingga warga yang belum terdaftar meskipun telah memenuhi syarat sebagai pemilih.

Dalam sambutan pembukanya, Arie Yoenianto menyampaikan, “Pemutakhiran data pemilih berkelanjutan bukan hanya tugas penyelenggara, tetapi membutuhkan partisipasi aktif masyarakat. Akurasi data pemilih adalah fondasi utama untuk mewujudkan pemilu yang berkualitas, jujur, dan adil. Jika datanya baik, maka proses demokrasinya juga akan semakin kuat.” Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menjadi agen informasi dan pengawasan di lingkungan masing-masing.

Melalui Pesantren Kilat Demokrasi ini, Bawaslu Kabupaten Pasuruan berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya validitas data pemilih semakin meningkat. Dengan kolaborasi antara penyelenggara dan masyarakat, diharapkan setiap proses pemilu dapat berjalan lebih tertib, transparan, dan berintegritas demi terwujudnya demokrasi yang berkualitas.

Penulis : Humas Bawaslu Pasuruan