IT dan Kaum Milenial untuk Peningkatan Kualitas Demokrasi
|
pasuruan.bawaslu.go.id – Pasuruan. Kita jangan dikalahkan oleh perkembangan IT yang pesat, tapi bagaimana kita memanfaatkan secara maksimal perkembangan IT ini untuk tujuan hidup, menjalankan tugas dan wewenang yang kita miliki.
Saat generasi kelahiran 70-80an nanti mulai melemah, peran generasi milenial termasuk para mahasiswa saat ini sangat penting di semua bidang, termasuk bidang pengawasan partisipatif.
Hal itu disampaikan oleh Moh. Amin, Ketua Bawaslu Jawa Timur saat menjadi keynote speaker dalam webinar Bawaslu Mendengar seri #2 dengan tema “Urgensitas Penggunaan IT dan Pelibatan Generasi Milenial dalam Pengawasan Pemilu”, yang diselenggarakan oleh Bawaslu Kabupaten Pasuruan, Rabu (05/08/2020).
Menurut Amin, IT dan kaum milenial, ibarat dua sisi mata uang, Bawaslu akan tetap merawat dan meramu dua sisi ini, untuk meningkatkan kualitas demokrasi di negeri ini.
Baginya, perkembangan IT juga menjadi tantangan bagi Bawaslu, dan itu sudah dimulai dengan membuat pelaporan online, pelaporan softcopy, termasuk penggunaan zoom meeting seperti saat ini, jelas Amin.
Sedangkan, bagi masyarakat juga mendapat akses informasi, misalnya melalui PPID-nya Bawaslu, atau sebaliknya masyarakat juga bisa menyampaikan ke Bawaslu, misalnya melaporkan dugaan pelanggaran bisa secara online melalui Gowaslu.
Bawaslu memiliki keterbatasn, tanpa keterlibatan kaum milenial dan IT, Bawaslu tidak bisa melaksaakan tugas secara maksimal. Saling memberi dan menerima, saling menguatkan, untuk mencapai demokrasi yang lebih bermartabat, tandasnya.[#HM]