Lompat ke isi utama

Berita

Ketua Bawaslu Pasuruan Bicara Pluralisme dan Demokrasi di UNITRI Malang

unitri 1/11/2025

pasuruan.bawslu.go.id - Ketua Bawaslu Kabupaten Pasuruan, Arie Yoenianto, hadir sebagai narasumber dalam Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh Unit Aktivitas Kegiatan Mahasiswa Katolik (UA KMK) St. Thomas Aquinas Universitas Tribuana Tunggadewi (UNITRI) Malang. Seminar ini mengangkat tema “Mengenal Karakter yang Berintegrasi dan Keberagaman di Era Modern” dan berlangsung di GOR UNITRI Malang, dengan dihadiri ratusan mahasiswa dari berbagai daerah. Malang, (1/11/2025). 

Kehadiran Arie disambut hangat oleh Presiden Mahasiswa UNITRI, Mikhael Arnoldus Tiko Mesang, serta Ketua UA KMK St. Thomas Aquinas, Yelinsia Ngongo, bersama panitia dan civitas akademika. Kegiatan ini menjadi wadah refleksi bersama bagi mahasiswa untuk memperkuat nilai integritas dan semangat kebinekaan di tengah tantangan era digital.
Dalam paparannya, Arie menekankan pentingnya pluralisme, demokrasi, dan kewaspadaan terhadap polarisasi digital yang kian marak di ruang publik. Ia mengingatkan bahwa kemajuan teknologi informasi membawa dampak besar terhadap cara masyarakat berpikir dan berinteraksi.

“Pluralisme dan demokrasi adalah fondasi kebangsaan kita. Namun di era digital, keduanya bisa tergerus jika masyarakat mudah terprovokasi oleh narasi yang memecah belah,” ujar Arie.

Suasana seminar berlangsung hangat dan interaktif. Para mahasiswa antusias menyampaikan pertanyaan dan pandangan. Salah satunya, Andre, mahasiswa asal Sumba, Nusa Tenggara Timur, menanyakan bagaimana mahasiswa dapat menghadapi polarisasi digital yang sering muncul di media sosial.
Arie menjawab dengan lugas, menekankan pentingnya berpikir kritis, menjaga etika berpendapat, serta membangun dialog yang inklusif di ruang digital agar perbedaan pandangan tidak berubah menjadi perpecahan.

Di akhir sesi, Arie menyampaikan pesan penutup yang menginspirasi:

“Teman-teman adalah generasi yang punya nilai lebih dibanding generasi sebelumnya. Gunakanlah nilai lebih itu dengan baik — untuk membangun bangsa, menjaga keberagaman, dan memperkuat integritas dalam setiap langkah.”

Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kebangsaan di kalangan mahasiswa serta memperkuat peran generasi muda dalam menjaga keutuhan demokrasi dan nilai-nilai kebhinekaan Indonesia.