Lompat ke isi utama

Berita

Lepas Mahasiswa Magang, Bawaslu Kabupaten Pasuruan sampaikan pentingnya Ilmu Aplikatif

Kabupaten Pasuruan. Teringat kalimat bijak seorang Ki Hajar Dewantara yang menyampaikan bahwa “semua orang adalah Guru, semua tempat adalah sekolah”, nuansa rasa dari filosofi tersebut hadir dirasakan oleh Wahid Nurrohman dan Haniya Nur Cahyani, Mahasiswa Jurusan Administrasi Publik, Universitas Yudharta Pasuruan usai jalani masa magang MBKM ISS di Kantor Bawaslu Kabupaten Pasuruan. Rabu, 11/01/2023.

Selama 2 bulan lamanya, semenjak November sampai Desember mereka belajar nyata tentang bagaimana Bawaslu berjalan persiapkan pengawasan Pemilu dan Pemilihan Serentak 2024.

Jabat pisah dan penarikan mahasiswa magang berlangsung di Ruang Tamu Kantor Bawaslu, dihadiri langsung M. Nasrup selaku Ketua Bawaslu Kabupaten Pasuruan, didampingi 3 Komisioner yakni Titin Wahyuningsih, Puji Mulyono dan Misbahul Munir serta Dosen Lapangan A’an Warul Ulum, S.Pd., M.KP. Universitas Yudharta.

Nasrup dalam arahannya mengatakan Mahasiswa bisa ambil pelajaran yang selama ini bertugas di kantor Bawaslu.

“Terimakasih kepada Yudharta telah menempatkan mahasiswanya di Bawaslu. Tentu 2 bulan tidak terasa karena kegiatan sangat padat. Tugas yg kami berikan dan kegiatan yg di ikuti oleh mahasiswa kami sangat berharap bisa menangkap ilmunya.” Terang Nasrup, Alumni Univiersitas Sunan Giri Surabaya tersebut.

Beliau juga mengulas tentang jejaring dan kerjasama antara Bawaslu dengan pihak Universitas Yudharta selama ini, hingga berdampak pada saling menjaga kepercayaan.

“Di Bawaslu ada 3 staf yang alumni Yudharta. Ketika menerima mahasiswa magang dari Yudharta, tanpa pikir panjang saya langsung OK.” Pungkasnya

Respon sama diberikan oleh A’an Warul Ulum, Dosen Administrasi Publik yang menyampaikan pentingnya menjaga silaturrahmi maupun silatulilmi.

“Saya rasa mahasiswa magang di Bawaslu ini tidak salah alamat, kami atas nama lembaga sampaikan permohonan maaf bila terdapat perilaku yg kurang baik. Dalam kesempatan kali ini saya berniat pamit namun silaturahmi kita harus tetap berjalan”. Jelas Aan.

Sementara itu, respon balik di sambut baik oleh Titin Wahyuningsih & Misbahul Munir bila ada keinginan mahasiswa berminat melanjutkan penelitian Skripsi.

“Pintu Bawaslu Kabupaten Pasuruan selalu terbuka lebar bagi pengetahuan, terutama bagaimana perannya jaga keseimbangan Demokrasi yang sehat karena ini adalah bagian dari peran partisipatif maayarakat salam pengawasan pemilu" Imbuh Titin, selaku Koordiv. Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat.

Acara pelepasan di akhiri dengan penyerahan sertifikat kepada Mahasiswa.

Tag
Berita