Menjaga Pemilu Damai, Bawaslu Silaturahmi ke MUI
|
pasuruan.bawaslu.go.id – Pasuruan. Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pasuruan menjaditujuan berikutnya dalam rangkaian pertemuan dan audiensi Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pasuruan.
Silaturahmi di Kantor MUI Kabupaten Pasuruan, Rabu (03/08/2022), bertujuan membangun koordinasi antar lembaga untuk meningkatkan kualitas dan integritas Pemilu dan Pemilhan 2024 nanti.
Bawaslu Kabupaten Pasuruan yang diwakili oleh Misbahul Munir, menyampaikan kepada MUI Kabupaten Pasuruan tentang fungsi pengawasan dan pencegahan yang menjadi kewajiban Bawaslu. Dalam tugas mencegah agar potensi pelanggaran Pemiludan Pemilhan 2024 nanti tidak terjadi.
"Ulama dan tokoh agama merupakan aktor penting dalam melakukan pendidikan politik masyarakat. Melalui MUI Kabupaten Pasuruan, para ulama dan tokoh agama menjadi bagian utama untuk menyampaikan pentingnya menjaga kedamaian antar umat beragama sehingga tercipta Pemilu dan Pemilhan 2024 yang aman dan berkualitas," ujar dia.
Anggota Bawaslu Kabupaten Pasuruan Misbahul Munir ini menambahkan, pihaknya memberikan contoh pentingnya kalangan pemuka agama untuk memahami potensi –potensi pelanggaran dalam Pemilu dan Pemilhan 2024, misalnya, larangan kampanye di tempat ibadah.
Sementara itu, Ketua MUI Kabupaten Pasuruan KH. Nurul Huda, menyatakan pihaknya merespon dengan baik kedatangan Bawaslu Kabupaten Pasuruan untuk berkoordinasi dengan MUI Kabupaten Pasuruan dan menyertakan tokoh agama dalam meningkatkan pengawasan partisipatif.
"MUI menerima dengan baik maksud dan tujuan Bawaslu terkait koordinasi dan langkah pencegahan dalam potensi pelanggaran Pemilu dan Pemilihan nanti.," katanya.
Menurut Nurul Huda, terdapat banyak kesamaan antara MUI dan Bawaslu dalam proses pemilu, yaitu kesepakatan menjaga kebhinnekaan dalam menjalankan proses demokrasi, pungkasnya. [ith/#HM]