Lompat ke isi utama

Berita

Meriah! Panwascam Puspo Gandeng Kesenian Bantengan untuk Sosialisasi Pilkada, 300 Warga Hadir

puspo

Bukan hanya Panwascam dan jajarannya yang bertugas mengawasi pilkada, tetapi semua masyarakat yang memiliki hak pilih juga berhak mengawasi dan mengikuti setiap tahapan. Masyarakat harus mencegah pelanggaran seperti money politik, serta keterlibatan ASN, TNI, dan Polri dalam kampanye yang jelas dilarang oleh aturan

pasuruan.bawaslu.go.id - Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Puspo sukses menggelar acara sosialisasi pengawasan partisipatif dengan nuansa yang unik dan menarik. Bertempat di Desa Janjangwulung, Kecamatan Puspo, kegiatan ini diwarnai oleh pertunjukan kesenian bantengan yang kini tengah digandrungi oleh berbagai kalangan, mulai dari anak muda hingga orang dewasa. Acara tersebut berhasil menarik perhatian lebih dari 300 warga, jauh melampaui target awal yang hanya berkisar antara 25-40 peserta.

Ketua Panwascam Puspo, Sugeng Wiyono, menjelaskan bahwa penggunaan kesenian bantengan sebagai daya tarik utama merupakan strategi untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam sosialisasi ini. “Kami mencoba membuat acara ini semenarik mungkin agar dapat menarik perhatian lebih banyak masyarakat. Dengan konsep ini, kami berhasil menghadirkan lebih dari 300 warga yang antusias mendengarkan dan memahami materi yang disampaikan,” ujarnya.

Komisioner Panwascam Puspo, M. Mahrus, menegaskan pentingnya peran serta masyarakat dalam mengawasi pelaksanaan Pilkada 2024. “Bukan hanya Panwascam dan jajarannya yang bertugas mengawasi pilkada, tetapi semua masyarakat yang memiliki hak pilih juga berhak mengawasi dan mengikuti setiap tahapan. Masyarakat harus mencegah pelanggaran seperti money politik, serta keterlibatan ASN, TNI, dan Polri dalam kampanye yang jelas dilarang oleh aturan,” tegasnya.

Selain itu, Ketua PPK Kecamatan Puspo, Indra Prasetyo, yang diundang sebagai pemateri, turut menyampaikan berbagai informasi penting mengenai kepemiluan. Ia mengingatkan warga untuk memastikan bahwa mereka sudah tercatat dalam daftar pemilih. “Jika ada warga yang merasa belum tercoklit, segera konfirmasi kepada PPS atau PKD setempat. Pastikan tidak ada yang terlewat agar dapat menggunakan hak pilihnya pada 27 November 2024 nanti,” imbuhnya.

Dengan kemasan acara yang unik dan edukatif, Panwascam Puspo berharap pesan-pesan penting terkait pengawasan pilkada dapat tersampaikan dengan akurat dan tepat sasaran, khususnya kepada pemilih pemula dan masyarakat umum yang masih kurang memahami proses kepemiluan. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk mewujudkan Pilkada 2024 yang jujur, adil, dan demokratis.