Pastikan Data Pemilih Akurat, Bawaslu Pasuruan Turun Langsung ke Desa
|
pasuruan.bawaslu.go.id – Memastikan setiap warga tercatat secara akurat dalam daftar pemilih menjadi perhatian serius Bawaslu Kabupaten Pasuruan. Melalui kegiatan uji petik Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB), Bawaslu turun langsung ke sejumlah desa untuk mencocokkan data kependudukan, mulai dari warga yang meninggal dunia hingga penduduk yang telah genap berusia 17 tahun pasca-Pilkada 2024. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat pengawasan sekaligus mendorong terwujudnya data pemilih yang akurat dan mutakhir. Kamis, (29/10/2026).
Uji petik tersebut dilakukan oleh Ahmad Thoifur Arif, Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kabupaten Pasuruan, didampingi jajaran sekretariat. Dalam pelaksanaannya, tim berkoordinasi langsung dengan perangkat desa untuk memperoleh data *by name by address* beserta dokumen pendukung yang diperlukan. Pemeriksaan juga mencakup verifikasi data Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Triwulan III Tahun 2026.
Di Desa Sukorejo, tim Bawaslu bertemu dengan Sekretaris Desa Irawan Saputro untuk berkoordinasi terkait data kependudukan. Sementara itu, di Desa Glagahsari, koordinasi dilakukan bersama Faranisa, Diana, Dendy selaku Kasi Pemerintahan, serta operator desa. Tim juga menemui Wiwit selaku Sekretaris Desa Pakukerto dan Teguh selaku operator Desa Gunting guna mendukung proses pencocokan serta verifikasi data.
Arif menegaskan bahwa uji petik menjadi bagian penting dalam memastikan pengawasan PDPB berjalan efektif dan berbasis data faktual. “Kami ingin memastikan data pemilih benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan. Data warga yang meninggal dunia perlu ditindaklanjuti dengan bukti pendukung, sementara penduduk yang telah berusia 17 tahun perlu dipastikan masuk dalam proses pemutakhiran sesuai ketentuan. Dengan begitu, potensi ketidakakuratan data pemilih dapat diminimalkan,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Pasuruan berharap koordinasi dengan pemerintah desa semakin kuat sehingga proses pemutakhiran data pemilih dapat berjalan lebih akurat, transparan, dan akuntabel. Bawaslu juga mendorong perangkat desa untuk terus mendukung penyediaan data kependudukan beserta dokumen pendukung yang sah. Sebab, data pemilih yang berkualitas merupakan salah satu fondasi penting bagi penyelenggaraan pemilu yang berintegritas.
Penulis : Debby
Foto : Guntur
Editor : Muhammad