Lompat ke isi utama

Berita

Peserta Pasuruan Siap Jadi Garda Depan Pengawasan Partisipatif

15 agust

pasuruan.bawaslu.go.id - Sejumlah peserta dari Kabupaten Pasuruan telah mengikuti Pendidikan Pengawas Partisipatif yang diselenggarakan oleh Bawaslu RI. Program ini menjadi wadah penting bagi generasi muda, mahasiswa, dan masyarakat sipil untuk memperkuat kapasitas mereka dalam mengawal jalannya demokrasi yang jujur, adil, dan berintegritas.

Melalui pendidikan ini, peserta dibekali wawasan tentang regulasi kepemiluan, strategi pencegahan pelanggaran, hingga praktik pengawasan berbasis partisipasi masyarakat. Harapannya, para alumni mampu menjadi agen perubahan yang membawa semangat kolaborasi dalam menjaga demokrasi, bukan hanya saat pemilu, tetapi juga di luar tahapan elektoral.

Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kabupaten Pasuruan, Ahmad Thoifur Arif, menyampaikan apresiasinya atas keterlibatan peserta dari Pasuruan. Menurutnya, langkah ini merupakan bukti nyata bahwa masyarakat Pasuruan memiliki kepedulian tinggi terhadap kualitas demokrasi.

“Kami sangat mengapresiasi keikutsertaan peserta dari Pasuruan dalam pendidikan pengawas partisipatif. Mereka adalah mitra strategis Bawaslu dalam membangun pengawasan yang inklusif dan partisipatif. Kami berharap setelah kembali ke masyarakat, mereka mampu menularkan semangat pengawasan dan menjadi teladan dalam menjaga proses demokrasi yang sehat,” tegas Ahmad Thoifur Arif.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa Bawaslu Kabupaten Pasuruan terus mendorong terciptanya ruang partisipasi seluas-luasnya bagi masyarakat. Kehadiran para peserta ini diharapkan mampu memperkuat jejaring pengawas partisipatif yang solid, serta menumbuhkan budaya politik yang berintegritas di tengah masyarakat.

Dengan demikian, partisipasi aktif dari masyarakat Pasuruan melalui pendidikan ini menjadi modal penting untuk memastikan penyelenggaraan pemilu yang transparan, akuntabel, dan berkeadilan.