Pojok Pengawasan Berbasis Digital
|
pasuruan.bawaslu.go.id – Jombang. Pojok pengawasan bisa menjadi sumber informasi bagi masyarakat secara luas, dan juga masyarakat harus tahu pentingnya pengawas partisipatif agar dapat bergerak sesuai harapan.
Perpustakaan juga menjadi sumber literasi bagi masyarakat. Kolaborasi antara pojok pengawasan dan perpustakaan menjadi terobosan untuk menjamin tentang mutu, apalagi berbasis digital.
Nur Elya Anggraini, Koordinator Divisi Hubungan Masyarakat dan Hubungan antar Lembaga (Kordiv Humas Hubal) Bawaslu Provinsi Jawa Timur, mengatakan “Pojok pengawasan berbasis digital, akan mempermudah, mempercepat, dan mempermurah akses. Kumpulan e-book, dapat memperkaya literasi tentang pengawasan pemilu kepada masyarakat khususnya kepada pengunjung perpustakaan”, sebagaimana disampaikannya dalam launching dan Webinar "Kolaborasi Pengembangan Pojok Pengawasan Dalam Versi Digital", yang diselenggarakan oleh Bawaslu Kabupaten Jombang bekerjasama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pemerintah Kabupaten Jombang, Jum’at (04/08/2020).
Launching dan Webinar ini dilakukan melalui Zoom Meeting, dan diikuti oleh peserta tidak hanya dari Jombang, tapi juga diikuti oleh Bawaslu Kabupaten/Kota se- Jawa Timur, termasuk Hari Moerti, Komisioner Bawaslu Kabupaten Pasuruan,
“Terdapat 73 koleksi dari Bawaslu terpampang di e-pusda Kabupaten Jombang. Bawaslu Provinsi Jatim pun sedang membuat buku tentang Penanganan Pelanggaran Pilkada 2020. Pojok pengawasan yang dikolaborasi dengan e-book menjadi akurasi data di masa pandemi”. tambah Ely.
Menurut Ely lagi, kolaborasi ini memiliki tujuan, pertama; Membongkar maindset tentang pentingnya pengawasan partisipatif. Hal ini bertujuan agar masyarakat bisa berbondong-bondong untuk melakukan pengawasan, jika sudah tahu manfaatnya.
Kedua; memperbayak tempat bertemu Bawaslu dengan masyarakat. Sekaligus memperkaya literatur dan pusat penelitian, ini menjadi embrio ke arah sana. Ini juga tantangan memperbarui Literatur yang baik dan bermutu.
Sementara Itu, M. Hari Prasetyo, dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Jombang, dalam sosialisasi penggunaan e-pusda mengatakan, aplikasi ini dibuat dalam dua versi, versi android yang bisa didownload dari playstore, dan versi windows, yang dibuka melalui browsing. Dalam penggunaannya pengunjung diharuskan registrasi dan login terlebih dahulu, tandas lelaki yang biasa dipanggil Pras ini. [ggi/#HM]