Sekjen KIPP: Pemilu Indonesia Tidak Seperti Korsel
|
pasuruan.bawaslu.go.id – Purwakarta. Suminta Kaka, Sekjen Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) mengatakan, Pemilu di Indonesia tidak seperti Pemilu di Korea Selatan, yang bisa melakukan Pemilu saat Pandemi Covid-19.
Hal itu disampaikannya saat menjadi narasumber di Diskusi Online, yang diselenggarakan oleh Bawaslu Kabupaten Purwakarta bersama Perhimpunan Gerakan Keadilan (PGK) Purwakarta, pada Jum’at malam (22/05/2020). Diskusi Online ini melalui zoom meeting, dan diikuti oleh 98 peserta dari Bawaslu dan KPU di berbagai daerah, termasuk Hari Moerti dari Bawaslu Kabupaten Pasuruan.
Selanjutnya Kaka juga mengatakan, “Demokrasi tidak hanya hardware, tapi juga perlu software, kita perlu perangkat yang lengkap”, katanya
Setidaknya ada beberapa dimensi dalam berdemokrasi, yakni Institusionalisasi demokrasi dan Nilai-nilai demokrasi. Institusionalisasi, bahwa kelembagaan pelaksana demokrasi harus diperkuat, misalnya lembaga penyelenggara Pemilu.
Untuk nilai-nilai demokrasi, yakni penanaman esensi berdemokrasi, misalnya keselamatan rakyat. Jadi harus dipertimbangkan benar-benar, Pilkada penting, tapi keselamatan rakyat juga penting.
Pandemi covid-19 ini jadi krisis, dan ini menjadi batu ujian bagi kita semua, dalam menjalankan kehidupan dan berdemokrasi, tandasnya. [#HM]