Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Pasuruan Perkuat Kapasitas dan Kelembagaan

31 agust 2026

Penguatan kapasitas diharapkan tidak berhenti pada forum pembinaan, tetapi dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

pasuruan.bawaslu.go.id - Bawaslu Kabupaten Pasuruan menggelar Rapat Fasilitasi Pembinaan dan Penguatan Kelembagaan dengan mengusung tema “Bawaslu Membelajarkan: Menguatkan Kapasitas, Membangun Kelembagaan”. Kegiatan tersebut menjadi ruang bersama untuk memperkuat kapasitas jajaran sekaligus membangun kelembagaan Bawaslu yang semakin solid, profesional, dan adaptif. Senin (31/8/2026) di Kantor Bawaslu Kabupaten Pasuruan.

Kegiatan dibuka oleh Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, Pendidikan dan Pelatihan (SDMO dan Diklat) Bawaslu Kabupaten Pasuruan, Deviana Azizah. Hadir dalam kegiatan tersebut Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kabupaten Pasuruan, Mukhamad Rosyidi, jajaran sekretariat Bawaslu Kabupaten Pasuruan, serta Muhammad Dhofir dari Media Warta Bromo.

Dalam sambutannya, Deviana menekankan bahwa penguatan kelembagaan tidak hanya berkaitan dengan struktur organisasi, tetapi juga bagaimana setiap individu di dalamnya terus belajar dan meningkatkan kapasitas.

“Bawaslu membelajarkan bukan sekadar bagaimana kita mengikuti kegiatan atau mendapatkan pengetahuan baru. Lebih dari itu, kita ingin membangun budaya belajar di dalam kelembagaan. Setiap persoalan yang kita hadapi harus menjadi bahan pembelajaran untuk memperbaiki cara kerja kita,” ujar Deviana.

Menurutnya, kapasitas sumber daya manusia menjadi salah satu fondasi penting dalam menjaga kualitas kerja kelembagaan. Karena itu, seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten Pasuruan perlu memiliki semangat untuk terus belajar, beradaptasi, dan meningkatkan kompetensi sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.

“Kita ingin setiap jajaran tidak hanya memahami apa yang menjadi tugasnya, tetapi juga memahami mengapa tugas itu penting bagi kelembagaan. Kalau kapasitas orang-orang di dalamnya kuat, insyaallah kelembagaannya juga akan semakin kuat,” lanjutnya.

Deviana juga mengajak seluruh jajaran untuk membangun komunikasi dan kolaborasi yang baik. Menurutnya, pekerjaan kelembagaan tidak dapat berjalan secara parsial karena setiap bagian memiliki keterkaitan dalam mendukung pelaksanaan tugas Bawaslu.

“Kita ini satu tubuh. Ada yang bekerja di depan, ada yang bekerja di belakang layar, tetapi semuanya memiliki kontribusi yang sama penting. Jangan sampai ada sekat antara pimpinan dan sekretariat. Yang kita bangun adalah satu kelembagaan, satu tujuan, dan satu semangat untuk memberikan yang terbaik,” tegasnya.

Sementara itu, kehadiran Muhammad Dhofir dari Media Warta Bromo memberikan perspektif dari sisi media, khususnya mengenai pentingnya komunikasi publik dan penyampaian informasi kelembagaan kepada masyarakat.

Forum tersebut menjadi momentum bagi jajaran Bawaslu Kabupaten Pasuruan untuk melakukan refleksi terhadap pola kerja yang telah berjalan sekaligus mengidentifikasi ruang-ruang perbaikan. Penguatan kapasitas diharapkan tidak berhenti pada forum pembinaan, tetapi dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Melalui semangat “Bawaslu Membelajarkan”, Bawaslu Kabupaten Pasuruan mendorong terciptanya kelembagaan yang tidak hanya kuat secara struktur, tetapi juga tumbuh melalui budaya belajar, berbagi pengetahuan, terbuka terhadap evaluasi, serta mampu beradaptasi menghadapi dinamika tugas pengawasan pemilu.

“Menguatkan kapasitas adalah proses. Membangun kelembagaan juga proses. Maka, mari kita jadikan setiap forum sebagai ruang untuk belajar, setiap persoalan sebagai bahan evaluasi, dan setiap pekerjaan sebagai bagian dari upaya memperkuat Bawaslu,” pungkas Deviana.

Penulis : Sisca
Foto : Guntur
Editor : Muhammad